Oleh: Irwan Dwi Kustanto
Dengarlah yang terlintas berbisik lirih
Dengarlah puisiku sebelum luruh ditelan senja
Sebelum malam menepi
Sebelum rembulan berpamit
Hendak bercerita pada doa-doa
Yang setia, menyapa waktu
Dengarlah dengan cinta
Walau Mia
Segala melarut dalam getaran tangismu
Usah bertanya
Mengapa musim tak jua reda ?
Mengapa laut tak henti-henti melepas gelombang ?
Dengarlah Mia
Musim selalu mengabadikan cerita,dan
Laut hendak menyibak warna birunya,semata
Karenamu jua
Abstrak

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar