Oleh: Siti Atmamiah
Kubiarkan angin berhembus
Tanpa sore
Dan cicit burung manyar
Rindu yang meluap
Membayang
Kepul aroma secangkir kopi
Pahitnya masih terasa
Saat kita merangkai cerita:
Kapan aku, engkau, bertatap mata
Berlabuh mimpiku mimpimu
Menyambut
Menghangati
Senyuman yang sempurna
Kubiarkan angin berhembus
Membawa cinta yang tak pernah sisa
Karena engkau dan aku telah mengekalkannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar